Langsung ke konten utama

KANDIDAT CALON GUBERNUR SUMATERA SELATAN 2018


Pemilihan umum Gubernur Sumatera Selatan 2018
Pemilihan umum Gubernur Sumatera Selatan 2018 (selanjutnya disebut Pilgub Sumatera Selatan 2018) akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan periode 2018–2023. Jadwal pemilihan periode ini mengikuti jadwal pilkada serentak gelombang ketiga pada Juni 2018.
Kandidat
Berdasarkan peraturan, hanya partai politik yang memiliki 15 kursi atau lebih di DPRD Sumatera Selatan yang dapat mengajukan kandidat. Partai politik yang memiliki kursi kurang dapat mengajukan calon hanya jika mereka telah memperoleh dukungan dari partai politik lainnya.
1. Calon Gubernur: Herman Deru
Calon Wakil Gubernur: Mawardi Yahya
2. Calon Gubernur: Saifudin Aswari Rivai
Calon Wakil Gubernur: Muhammad Irwansyah
3. Calon Gubernur: Ishak Mekki
Calon Wakil Gubernur: Yudha Pratomo
3. Calon Gubernur: Dodi Reza Alex Noerdin
Calon Wakil Gubernur: Giri Ramanda Kiemas
 
·      Herman-Mawardi Janjikan Pemerataan
PARTAI NasDem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Hati Nurani Rakyat berkoalisi dalam pilgub Sumsel untuk mengusung pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya. Herman merupakan mantan Bupati OKU Timur selama dua periode dan Mawardi mantan Bupati Ogan Ilir, juga selama dua periode.
Keduanya sudah memenuhi syarat pencalonan dengan adanya koalisi dari tiga partai tersebut. Bahkan, rencananya dalam waktu dekat Partai Perindo pun akan bergabung. Karena telah memenuhi persyaratan, pasangan Herman-Mawardi melangsungkan deklarasi di Pelataran Benteng Kuto Besak pada Minggu (7/1). "Kami sudah kantongi 16 kursi saat ini. Di dalamnya
ada NasDem, PAN, dan Hanura. Perindo masing tunggu keputusan dari DPP," kata Herman di Palembang, kemarin.
Adapun rinciannya, NasDem memiliki lima kursi, Hanura lima kursi, dan PAN enam kursi. "Kursi cukup dan rencananya kami akan mendaftarkan ke KPU pada 9 Januari,"ujarnya.
Lebih lanjut, Herman mengatakan saat ini infrastruktur di Sumsel masih tergolong terpusat, belum menyebar di seluruh daerah. Karena itu, ia dan Mawardi mengusung tema pemerataan pembangunan infrastruktur. Selain itu, program lain yang diusung ialah menyejahterakan masyarakat. Artinya, ke depan akan memperbaiki roda perekonomian masyarakat serta menghidupkan kembali program yang tidak berjalan selama ini, seperti berobat gratis dan sekolah gratis.
"Kami akan menyentuh hati masyarakat dengan visi dan misi yang nyata. Karena itu, kami mohon doa dan izin masyarakat untuk maju dalam Pilgub Sumsel," katanya seusai deklarasi.
Sementara itu, Ketua DPW Partai NasDem Sumsel Syahrial Oesman menyatakan deklarasi bertujuan untuk lebih mengenalkan pasangan itu kepada masyarakat hingga ke pelosok desa. "Kami akan sepenuhnya mendukung paslon ini. Paslon ini akan mendaftar pada 9 Januari mendatang," terangnya. Ketua DPP NasDem Irma Suryani Chaniago menambahkan, saat ini Sumsel memiliki misi perubahan, tidak hanya bagus di Palembang, tapi daerah lain juga sama sejahtera dan fasilitasnya pun dibangun secara merata. "Itu yang belum ada di Sumsel, dan visi serta misi Herman-Mawardi ialah ingin membuat masyarakat Sumsel betul-betul merasakan punya gubernur untuk Sumsel seutuhnya," kata dia.(DW/P-3)
 
Visi :
1.      Menciptakan sumber daya manusia maju yg sehat, berpengetahuan, terampil dan bermoral
2.       Mendayagunakan sumber daya perempuan yg Maju dalam mempercepat kesetaraan dan keadilan gender
3.      Menciptakan sektor pertanian, perikanan, perkebunan dan peternakan yg Maju berbasis kedaulatan, pengetahuan, keterampilan
4.      Menciptakan sektor energi, pertambangan & sumber daya air yg Maju yg brbasis kemaslahatan, keadilan & brwawasan lingkungn
5.      Menciptakan sektor perekonomian yg Maju berbasis ekonomi kerakyatan dgn model pembangunan berkelanjutan
6.      Memperkuat suasana kehidupan sosial, budaya dan agama yg rukun, aman, berakhlaq dan bertaqwa
7.      Mewujudkan tata kelola pemerintah yg harmonis, transparan dan akuntabel
 
Muhammad Irwansyah ini seharusnya masih satu periode lagi menjabat Walikota Pangkalpinang. Namun ia berkomitmen hanya satu periode. Incumbent melangkah mundur karena sudah janji satu periode. Inilah pemimpin Sumsel yang memiliki komitmen. Inilah chemistry yang sama dan direstui Pak Prabowo dan Presiden PKS,"
Muhammad Irwansyah telah resmi sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Pasangan ini pun berjani tidak akan ada black campaign demi menuju Sumsel 1.
Visi misi ke depan yang sederhana dan cukup mengena masyarakat dan telah dicanangkan oleh Gubernur sebelumnya menjadi perhatian serius pasangan ini untuk diperbaiki ke depannya apabila mereka mendapatkan kesempatan memimpin Sumsel.
"Selain jalan, juga pertanian. Kita jual program. Akan menyusun visi misi sederhana. Dua partai ini akan bekerjasama. Kita buat visi misi sederhana.
Kami punya pengalaman. Gerindra PKS solid secara nasional. Kami punya marwah besar, ujara mereka.
 
·      Visi Misi Ishak-Yudha di Pilgub Sumsel Terinspirasi Program Pemerintah
Selain sekolah dan berobat gratis, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) Kabupaten Banyuasin Sumsel juga disoroti sebagai salah satu program unggulannya.
Menurut Ishak Mekki, saat menyampaikan deklarasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumsel 2018, kawasan ini belum berjalan sesuai target, kendati sudah digaungkan sejak kepemimpinan Sumsel sebelumnya.
“Pelabuhan internasional di KEK TAA belum berhasil menggandeng investor, sehingga belum berjalan. Kita akan mencari investor agar bisa membangun KEK TAA sebagai peningkatan perekonomian masyarakat Sumsel,” katanya.
Saat ditanya tentang Gubernur Sumsel yang mendukung rivalnya, Dodi Reza Alex Noerdin, ia mengakui hubungan mereka masih berjalan baik. Bahkan Alex Noerdin tidak melakukan intervensi kepada dirinya maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Sumsel.
“Dalam pesta demokrasi sah-sah saja medukung dan mencalonkan siapa saja. Bagaimana berkompetisi dengan baik dan jujur. Sudah kita ingatkan agar ASN terus bersikap netral,” katanya.
Diungkapkan Sekretaris DPW PPP Sumsel Rizal Kenedy, selama ini Ishak Mekki sudah melakukan banyak upaya perbaikan, dari kesehatan, infrastruktur, pendidikan, perekonomian kerakyatan.
“Sehingga tidak ada keraguan kami untuk mendukungnya. Karena pasangan Ishak-Yudha bisa membuat Sumsel menjadi lebih gemilang,”ujarnya.
 
·      Dodi-Giri dinilai memiliki kesamaan visi dan misi dengan Partai Garuda untuk membangun Sumsel dengan ritme yang lebih cepat.
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor urut empat Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen dan organisasi politik, setelah tiga partai susulan yakni Partai Perindo dan Partai Berkarya, Dodi-Giri kembali mendapatkan tambahan dukungan dari partai Garuda.
“Kader dan pengurus Partai Garuda akan pasang badang menghantarkan dan memenangkan pasangan Dodi-Giri menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023,”
 “Dodi-Giri dinilai memiliki kesamaan visi dan misi dengan Partai Garuda untuk membangun Sumsel dengan ritme yang lebih cepat,”
Sementara itu, Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor urut empat Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas menegaskan dirinya terbuka dengan siapapun untuk berkoalisi membawa kebaikan di Sumsel.

Komentar